Arti Wallahul Muwafiq ila Aqwamit Thoriq Sebelum Salam Penutup Ceramah

ceramah

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq adalah kalimat penutup pidato, ceramah, dan surat-menyurat khas warga Nadlatul Ulama (NU) sebelum salam penutupan. Di kanal Youtube Masjid Raya Al Jabbar banyak penceramah menggunakan ungkapan tersebut sebelum menutup ceramah dengan salam “Wassalamu’alaikum Wr. Wb”.

Kalimat atau ungkapan Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq artinya “Allah adalah Dzat yang memberi petunjuk ke jalan yang selurus-lurusnya.”

Mengutip Ensiklopedia NU, kalimat Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Thariq pertama kali diucapkan oleh KH Ahmad Abdul Hamid dari Kendal, Jawa Tengah. Ia adalah ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren al-Hidayah dan Imam Masjid Besar Kendal.

Tulisan Arab Wallahul Muwafiq ila Aqwamit Thoriq adalah

والله الموفق إلى أقوم الطريق

Artinya: “Allah adalah Dzat yang memberi petunjuk ke jalan yang selurus-lurusnya.”

Awalnya Kyai Ahmad Kendal menciptakan kalimat “wabillahi taufiq wal hidayah” sebagai kalimat sebelum salam penutup. Namun, karena “wabillahi taufiq wal hidayah” (Allah pemberi taufik dan hidayah) sudah digunakan oleh hampir semua kalangan umat Islam, maka ia merasa NU kehilangan ciri khasnya.

Ia pun menciptakan ucapan penutup baru, yaitu: “Wallahul muwaffiq ila aqwamit tharieq”. Menurutnya, ucapan ini sulit diikuti oleh mereka yang bukan orang NU.

Billahi fi sabilil haq

Selain Arti Wallahul Muwafiq ila Aqwamit Thoriq dan Wabillahi taufiq wal hidayah, kalimat yang sering diungkapkan sebelum salam penutup dalam sebuah ceramah atau pidato antara lain “Billahi fi sabilil haq” (Demi Allah di jalan yang benar).

 

Asal-usul kata Billahi Fii Sabilil Haq terletak pada sebuah ayat dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 154.

وَلَا تَقُوْلُوْا لِمَنْ يُّقْتَلُ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتٌ ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ وَّلٰكِنْ لَّا تَشْعُرُوْنَ

“Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya” (QS Al-Baqarah:154)

Berdasarkan sejarah Islam, kalimat billahi fii sabilil haq pertama kali diucapkan oleh Nabi Muhammad Saw dan para sahabatnya ketika melakukan berbagai perjuangan untuk mempertahankan keyakinan dan kebenaran Islam. Kalimat ini selalu dijadikan sebagai motivasi untuk berjuang dengan keras menghadapi segala rintangan.

Banyak juga penceramah yang tidak mengucapkan salah satu ungkapan di atas atau langsung mengucapkan salam penutup “Wassalamu’alaikum Wr. Wb.”

Posted in Kajian and tagged , , , , .

One Comment

  1. Barokumullah wa jazakumullahu khoiir ya asatidz wa asatidzat atas goresan kalam nya yg dpt menambah khasanah ke islaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *