Ujian Allah Swt Berupa Kebaikan dan Keburukan

Ujian Allah Swt Berupa Kebaikan dan Keburukan

Hidup ini ujian dari Allah Swt untuk menguji siapa yang terbaik amalnya. Ujian Allah Swt ada dua, yakni berupa kebaikan dan keburukan. Harta, jabatan, istri, anak, dan kesenangan duniawi adalah ujian. Demikian pula musibah, sakit, kehilangan pekerjaan, dan kesulitan lainnya adalah ujian dari Allah Swt.

Dalam Al-Qur’an disebutkan, hidup ini adalah ujian.

تَبٰرَكَ الَّذِيْ بِيَدِهِ الْمُلْكُۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌۙ
الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ

“Mahasuci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” (QS Al Mulk: 1-2).

Ujian dari Allah Swt berupa kebaikan dan keburukan, nikmat dan kesusahan, kesenangan dan kepahitan.

كُلُّ نَفۡسٍ ذَآٮِٕقَةُ الۡمَوۡتِ‌ؕ وَنَبۡلُوۡكُمۡ بِالشَّرِّ وَالۡخَيۡرِ فِتۡنَةً‌  ؕ وَاِلَيۡنَا تُرۡجَعُوۡنَ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.” (QS Al-Anbiya:35)

Ujian Kebaikan

اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا

“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan bagi manusia, agar Kami menguji mereka siapakah diantara mereka yang terbaik perbuatannya” (QS Al – Kahfi :7).

وَاعْلَمُواْ أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللّهَ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ

“Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar” (QS Al–Anfal:28).

“Sesungguhnya harta-harta kalian yang telah Allah bebankan, dan anak-anak kalian yang telah Allah berikan, merupakan cobaan dan ujian yang Allah berikan kepada kalian, untuk menguji dan mencoba perihal bagaimana kalian semua memperlakukannya dari segi menunaikan hak Allah atas kalian.” (Imam at-Thabari, Tafsir Jami’ul Bayan fi Ta’wilil Qur’an).

Menghadapi ujian kebaikan lebih sulit daripada ujian keburukan. Ujian kebaikan disikapi dengan syukur dan mempergunakan kebaikan itu sebagaimana dikehendaki Allah Swt. Ujian keburukan disikapi dengan sabar.

Ujian Keburukan

Ujian berupa keburukan antara lain ketakutan, kelaparan, dan kekurangan. Sakit dan dan musibah merupakan ujian keburukan dari Allah Swt.

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ (155) اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ (156) اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ (157)

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al Baqarah: 155-157).

Semoga kita bisa menghadapi ujian dalam hidup ini dengan pandai bersyukur dan kuat bersabar. Amin Ya Rabbal’alamin.

Video Ceramah Dua Jenis Ujian dari Allah Swt

 

Posted in Kajian and tagged , , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *